TUTORIAL
Pemrograman WEB
Dengan
Php + ORACLE
Dibuat Sebagai Bahan Tugas Pemrograman WEB
AMIEN A RAHMAN
Sekilas tentang Aplikasi WEB Menggunakan PHP dan Oracle
Saat
ini hampir semua aplikasi Web yang di kembangkan saat ini membutuhkan
tekhnologi database untuk melakukan penyimpanan dan pengelolaan data yang di
gunakan di dalam nya.PHP memberikan dukungan terhadap banyak database,baik yang
bersifat komersial atau pun yang tidak,termasuk Oracle.
Di
indonesia ,banyak terdapat perusahaan-perusahaan raksasa (seperti
Pertamina,Telkom,PLN) ataupun perusahaan-perusahaan yang lain nya yang
menggunakan database Oracle untuk menyimpan dan mengelola data
mereka,misalnya,data pelanggan,anggaran akuntansi dan keuangan,dan
sebagainya.dan ternyata untuk pengembangan aplikasi web nya pun,mereka
menggunakan PHP.Disini saya mencoba untuk berbagi konsep-konsep dasar yang di
perlukan dalam mengembangkan aplikasi web menggunakan PHP dan Oracle.
1.Instalasi Oracle Database
XE
Memperoleh software Oracle Database XE
Software Oracle Database XE
(Oracle Database 10g Express Edition),Oracle versi gratis dapat anda peroleh di
situs Oracle Technology Network: http://otn.oracle.com/xe.
Melakukan Instalasi Oracle Database XE
Sebelum anda mempelajari
Oracle,anda perlu memasang software Oracle Database XE terlebih dahulu,yang
akan kita gunakan sebagai sarana untuk mempelajari Oracle dan sebagai server
database pada saat mempelajari materi
tentang akses database melalui PHP. Berikut cara-cara nya.
1.Buka direktori Software/OracleXE
2.Jalankan file OracleXEUniv.exe.
3.klik next untuk beralih ke form
berikutnya,pilih opsi I accept the terms in teh license agreement,lalu
klik next
4.biarkan Oracle di instal pada lokasi default (C:\OracleXE\).Jika
anda ingin menentukan direktori lain untuk tujuan
instalasi,klik Browse dan tentukan direktori yang anda
inginkan.lalu klik next untuk melanjutkan.
6.Tentukan password untuk user sys
dan system lalu klik next.
7.klik install untuk memulai
instalasi.
8.Tunggu beberapa saat sampai semua proses
selesai,pada tahap ini yang di lakukan adalah melakukan instalasi,membuat sekaligus menjalankan
service Oracle dan melakukan konfigurasi database.
9.Hilangkan tanda cheklist pada opsi launch
the database hompage,lalu klik finish untuk meng akhiri
proses instalasi.
Untuk catatan: Pada Oracle Database 10g Expres
Edition,database secara otomatis akan di buat dengan nama XE.Dengan demikian
kita tidak perlu lagi membuat database secara manual,kita hanya perlu membuat user
nya saja.
Membuat User Baru ke dalam Database XE
Untuk keperluan pembelajaran Oracle Essential
kita perlu membuat user khusus,tujuannya adalah agar tabel-tabel yang akan di
buat nanti tidak tercampur dengan tabel-tabel milik user sys maupun
system,caranya adalah sebagai berikut:
1.klik Start / Program / Oracle Database 10g
Expres Edition.
2.pilih Go To Database Home page
3.Isikan SYSTEM untuk Username dan
masukan password yang anda kehendaki pada saat proses instalasi,lalu klik Login
4.Pilih Administration / Database User /
Create User
5.Isikan nama user (misal: Amien) dan tentukan
password (dua kali) untuk user tersebut,untuk keperluan pembelajaran,beri tanda
cheklist pada opsi DBA( pada bagian Roles:) jika
sudah klik create untuk melakukan pembuatan user.
5.Tampak bahwa sekarang dalam database XE terdapat
dua user (Amien dan HR)
6,selesai ! klik logout
untuk disconnect dari user SYSTEM.
2.Instalasi dan Konfugurasi Apache
Memperoleh software Apache
Apache adalah aplikasi web server yang akan kita
gunkan,software versi terbaru dapat anda peroleh disitus resmi Apache: http:// httpd.Apache/org/.
Melakukan Instalasi Apache
Untuk melakukan instalasi Apache berikut caranya:
1.Buka direktori software\Apache
2.Jalankan file httpd-2.2.16-win32-x86-openss1-0.9.80.msi.
3.Klik untuk beralih ke form berikut
nya.
4.Pilih opsi Iacept the terms in the license
agreement,lalu klik next
5.Klik next untuk melanjutkan proses
instalasi
6.Isikan Network Domain dan Server Name dengan
Localhost
Dan Administrator Email Address dengan me@localhost
lalu pilih opsi for All User,lalu klik next
7.Pilih Typical,lalu klik next
8.Klik Change untuk menentukan lokasi
instalasi
9.Lalu tuliskan C:\Apache2.2\ pada
kotak folder Name,lalu klik OK
10.Klik untuk ke form selanjutnya
11.Klik Install untuk memulai proses
instalasi,tunggu beberapa saat sampai muncul form berikut nya
12.Klik Finish untuk mengakhiri
proses instalasi.
Melakukan Konfigurasi Apache
Agar software Apache dapat di gunakan
sebagai web server dari program-progran PHP yang
nanti akan kita buat,kita perlu melakukan sedikit konfigurasi terhadap Apache,bagian
ini akan membimbing anda untuk melakukan hal tersebut
1.Klik tombol Start > Progams > Apache
HTTP Server 2.2 > Configure Apache Server
2.Pilih Edit the Apache httpd.conf
Configuation File
3.Pastikan nilai untuk Document Root
adalah sebgai berikut:
Document
Root”C:/Apache2.2/htdocs”
Document Root berfungsi untuk menentukan direktori
yang akan di gunakan sebagai tempat anda meletakan file-file kode PHP yang anda
buat
4.Ubah nilai Directory Index menjadi
seperti berikut:
DirectoryIndex
index.php index.html
5.Carilah bagian
(baris 358),tepatnya pada teks berikut:
Addtype
applicaton/x-compress .z
Addtype
application/x-gzip .gz .tgz
Tambahkan teks dibawah ini kedalamnya:
Addtype application/x-httpd-php .php
Addtype
application/x-httpd-php .phtml
Addtype
application/x-httpd-php .php3
Addtype
application/x-httpd-php .html
Addtype
application/x-httpd-php .htm
Addtype
application/x-httpd-php-source .phps
6.Simpan perubahan yang telah anda buat di dalam file
httpd.conf.
7.Restart Apache menggunakan Start
> Program > Apache HTTP Server 2.2 > Control Apache Server >
Restart.
Menjalankan Server Apache
Untuk menjalankan server Apache,lakukan
klik ganda(double) pada icon Apache yang berada pada bagian task bar.pada
saat muncul Apache Server monitor,klik Start setelah klik Start bahwa
indikasi server telah di aktifkan.
Untuk memastikan server Apache sudah siap untuk di
gunakan,coba anda jalankan web browser.lalu tuliskan: http//127.0.0.1/
atau http//localhost/. Jika konfigurasi benar anda akan
memperoleh tampilan yang bertuliskan: “ it work! “
3.Instalasi dan Konfigurasi PHP
Software PHP berfungsi untuk
menterjemahkan kode-kode PHP yang kita tulis menjadi suatu halaman web.
Software PHP versi terbaru dapat anda peroleh di situs resmi PHP: http//www.php.net/.
Melakukan Instalasi PHP
Pada bagian ini anda akan mempraktekan
cara melakukan instalasi PHP.
1.Matikan service Apache
2.Buka direktori Software\PHP
3.jalankan file php-5.2.14-win32-installer.msi.
4.klik next untuk form
selanjutnya
5.Beri tanda cheklist pada opsi I
accept the terms in the License aggrement,lalu klik next
6.Tentukan direktori tujuan
instalasi,sebgai latihan isikan C:\PHP\ lalu klik next
7.lalu pilih Apache 2.2.x Module,lalu
klik next
8.Isikan C:\Apache2.2\conf\.direktori
ini adalah tempat file httpd.conf berada,klik next
untuk melanjutkan proses
9.Tentukan modul-modul PHP yang
akan di instal pastikan pada bagian Extension anda memilih modul tambahan Oracle
(10) dan PDO| Oracle 10g Client
and above.
10.Klik next untuk beralih ke
form selanjutnya
11.lalu klik install untuk
memulai proses instalasi,tunggu beberapa saat sampai muncul form berikutnya
12.klik finish untuk mengakhiri
proses instalasi PHP.
Melakukan Konfigurasi PHP agar Memiliki Dukungan terhadap Oracle
Untuk melakukan konfigurasi agar
PHP memiliki dukungan terhadap Oracle kita harus memodifikasi(merubah)
sedikit.Bagian ini akan menunjukan kepada anda untuk melakukan hal tersebut.
1.Jalankan aplikasi Text
Editor
2.Buka file php.ini yang ada di
direktori C:\PHP
3.Pada baris 342,hilangkan tanda
titik
koma di depan text sehingga teks akan tampak seperi berikut:
Eror_reporting
= E_ALL & -E_NOTICE
4.Pada baris ke 373,ubah nilai display_errors
menjadi On, sehingga teks akan tampak seperti berikut:
Display_errors
= On
5.Pada baris 496,ubah nilai magic_quotes_gpc
menjadi On,sehingga teks akan tampak seperti ini:
Magic_quotes_gpc
= On
6.Pada baris 535,isikan nilai doc_root,sehingga
tampak seperti ini:
Doc_root
= “C:/Apache2.2/htdocs” ini adalah bagian terpenting.
7.Simpan perubahan yang anda lakukan
pada file php.ini
8.Copy file php5ts.dll
dari C:\PHP
ke C:\Apache2.2\bin.
9.Restart komputer anda
untuk memastikan semua konfigurasi telah terbarui.
Menguji Software PHP dengan membuat Contoh Aplikasi
Untuk menguji apakah software PHP
terpasang di komputer anda sudah benar apa belum,anda bisa mencoba membuat kode
PHP sederhana.contoh nya sebagai berikut:
1.Jalankan aplikasi text editor (C++)
2.tuliskan kode program berikut
ini
3.Simpan file dengan nama welcome.php
di dalam direktori C:\Apache2.2\htdocs
4.Jalankan web browser dan masukan
alamat berikut ini: http//localhost/welcome.php
5.Jika semua berjalan dengan
benar,maka anda akan melihat tampilan sebagai berikut ini:
4.SQL dalam Oracle
Apa itu SQL??
SQL
adalah bahasa standar yang di gunakan untuk mengakses data di dalam database
relasional,setiap server database relasional atau Relational Database Management System (RDBMS) mendukung SQL untuk
mengatur dan mengolah datanya.
Sekarang
kita akan mencoba membuat contoh Database Oracle:
Membuat Tabel
Tabel
adalah suatu entitas yang memiliki baris
dan kolom,dalam dunia database,baris sering disebut dengan Row dan kolom disebut dengan field.
Sintaks
umum pembuatan tabel dalam Oracle adalah:
|
CREATE TABLE nama_tabel(
Nama_field tipe_data1,
Nama_field tipe_data2,
...
Nama_fieldN tipe_dataN
);
|
Contoh:
CREATE
TABLE demo (
ID INETGER NOT NULL,
KETERANGAN VARCHAR2(50),
CONSTRAINT pk_demo PRIMARY KEY (ID)
);
Perintah
diatas akan membuat tabel dengan nama demo ke dalam database,tabel tersebut
terdiri dari dua buah kolom(field):ID dan KETERANGAN,yang masing-masing bertipe
INTEGER dan VARCHAR dengan lebar maksimum 50 karakter,NOT NULL yang
didefinikasikan pada kolom ID menandakan bahwa kolom tersebut tidak boleh
kosong,dengan kata lain dalam setiap baris data yang ada kolom teersebut harus
diisi nilai,hal lain yang perlu di perhatikan juga dari perinyah diatas adalah
pendefinisian constraint,pada perintah tersebut kita mendefinikasikan
constarint dengan nama pk_demo,fungsinya adalah menentukan bahwa kolom ID akan
di perankan sebagai primary key.
Primary
key adalah suatu constarint yang dapat menjamin bahwa setiap baris data dalam
suatu tabel harus bersifat unik (nilai nya tidak samaa antara baris satu dengan
yang lain nya).
1.Jalankan SQL Command Line dengan Start
| Programs | Oracle Database 10g Expres Edition | Run SQL Command Line
2. Login sebagai user yang telah anda buat,
3.Isikan sintaks SQL berikut untuk membuat
tabel KATEGORI
Create
table kategori (
Kategori_ID Number Not Null,
Kategori_Nama
Varchar2(25),
Constraint
pk_kategori Primary key (Kategori_id)
);
4.Isikan sintaks SQL berikut untuk membuat tabel PENGARANG
Create table pengarang (
Pengarang_ID char (3) Not Null,
Pengarang_Nama Varchar2 (30),
Constraint pk_pengarang Primay Key
(pengarang_ID)
);
5.Isikan
sintaks SQL berikut untuk membuat tabel
PENERBIT
Create Table Penerbit (
Penerbit_Id Char
(4) Not Null,
Penerbit_Nama Varchar2 (50),
Constraint pk_penerbit Primary Key (Penerbit_Id)
);
6.Isikan
sinntaks SQL berikut untuk membuat tabel buku
Create Table Buku (
Buku_Isbn char(14) Not Null,
Buku_Judul varchar2 (75),
Penerbit_Id har (4),
Buku_tglterbit Date,
Buku_jmlhalaman Number,
Buku_Deskripsi Varchar2 (1000),
Constraint pk_buku Primary Key
(Buku_Isbn),
Constraint fk_buku_penerbit Foreign
Key (Penerbit_Id)
References Penerbit (Penerbit_Id)
);
Mengubah Nama dan Struktur Tabel
Berikut
ini beberapa bentuk perubahan yabg di izinkan untuk suatu tabel yang terdapat
di dalam database Oracle.
1.Mengubah
Nama Tabel
|
Alter
Table nama_table Rename To nama_tabel_baru;
|
Contoh:
Alter Table demo Rename To demo_oracle
Perintah
diatas akan mengubah nama tabel dari demo
menjadi demo_oracle
2.Mengubah
Nama Kolom
|
Alter
Table nama_tabel1 Rename Column nama_kolom to nama_kolom_baru;
|
Contoh:
Alter table demo Rename Column keterangan To
deskripsi
Perintah
diatas akan mengubah nama kolom pada tabel demo,dari
keterangan menjadi deskripsi
3.Menambah
kolom ke dalam tabel
|
Alter
Table nama_tabel1 ADD (
Nama_kolom_baru1
tipe_data,
Nama_kolom_baru2 tipe_data,
...
);
|
Contoh:
Alter
Table demo ADD (nama varchar2 (30));
Perintah
diatas akan menambah kolom pada tabel demo
dengan nama ‘nama’ dan tipe data Varchar2(30)
4.Menghapus
Tabel
Berikut
adalah bentuk umum untuk menghapus suatu tabel dari database
Contoh:
Drop table demo;
Perintah
diatas akan menghapus tabel demo dari database.
Memanipulasi Data
Setelah
pembuatan tabel selesai,prose selanjutnya yang perlu di lakukan dalam bekerja
dengan Database adalah mengisikan data ke tabel-tabel tersebut,nantinya data dalam tabel-tabel tersebut dapat di manipulasi
(ditambah,diubah,atau dihapis)sesuai kebutuhan.
Menambah Data ke dalam Tabel
Untuk
menambah data ke dalam tabel,kita perlu menggunakan perintah INSERT.Berikut ini bentuk perintah umum
penggunaan perintah INSERT
|
INSERT
INTO [nama_kolom1,nama_kolom2,...])
VALUES
(nilai_kolom1,nilai_kolom2,..);
|
Contoh:
Insert
Into penerbit (penerbit_Id,penerbit_nama)
Values(‘PB06’,’Informatika’);
Perintah
diatas akan membuat baris data baru ke dalam tabel Penerbit. Dengan perintah tersebut,kolom Penerbit_Id akan diisi nilai ‘PB06’
dan kolom Penerbit_nama dengan nilai ‘Informatika’.
Penulisan
nama dan kolom dalam perintah INSERT biasanya di lakukan untuk memasukan data
yang terdiri dari beberapa bagian kolom saja,tidak penuh.
Contoh:
1.Isikan
sintaks berikut untuk mengisi data ke dalam tabel Kategori:
Insert Into Kategori ( Kategori_Id,
Kategori_Nama)
Values (1, ’Database’);
Insert Into Kategori(Kategori_Id,
Kategori_Nama)
Values (2,’ Desain
Grafis’);
Insert Into Kategori ( Kategori_Id,
Kategori_Nama)
Values (3, ‘Jaringan
Komputer’);
Insert Into Kategori (Kategori_Id,
Kategori_Nama)
Values (4,
‘Pemrograman’);
Insert Into Kategori (Kategori_Id,
Kategori_Nama)
Values (5, ‘Web dan
Internet’);
Insert Into Kategori (Kategori_Id,
Kategori_Nama)
Values (6, ‘Office
Application’);
Perintah
di atas akan menampilkan hasil sebagai berikut:
2.Isikan
sintaks berikut untuk mengisi data kedalam tabel PENGARANG
Insert Into Pengarang Values (‘ASW’,
‘Andi Setiawan’);
Insert Into Pengarang Values (‘BRH’,
‘Budi Raharjo’);
Insert Inti Pengarang Values (‘BTO’,
‘Beni Tito’);
Insert Into Pengarang Values (‘DAR’;
‘Dewi Aulia Raharjo’);
Perintah
diatas akan memberikan hasil sebgai berikut:
3.Isikan
sintaks berikut untuk mengisi data kedalam tabel PENERBIT:
Insert Into Penerbit Values (‘PB01’,
‘Angkasa Raya’);
Insert Into Penerbit Values (‘PB02’,
‘Cahaya Ilmu Persada’);
Insert Into Penrbit Values (‘PB03’,
Sinar Ilmu Persada’);
Insert Into Penerbit Values (PB04’,
‘Intan’);
Perintah
diatas akan membrikan hasil sebagai berikut:
4.Isikan
sintaks berikut untuk mengisi data kedalam tabel BUKU:
Insert Into Buku Values
(‘222-34222-1-0’, ‘Mudah Belajar Photoshop’,’PB01’,
To_Date (‘2003/07/02’, ‘YYYY/MM/DD’)
, 300,NULL);
Insert Into Buku Values (‘222-34222-1-1’,
‘Panduan Gratis menggunakan Corel Draw’,’PB02’,
To_Date (‘2004/03/15’, ‘YYYY/MM/DD’)
, 400,NULL);
Insert Into Buku Values
(‘979-96446-9-0’, ‘Menguasai SQL’, ‘PB06’,
To_Date (2009/10/12’, ‘YYYY/MM/DD’)
, 346,NULL);
Insert Into Buku Values
(‘979-96446-9-1’. ‘Panduan Basis Data’,’PB01’,
To_Date (2007/03/02’, ‘YYYY/MM/DD’)
,257,NULL);
Perintah
diatas akan memberikan hasil sebgai berikut:
Mengubah Data di dalam Tabel
Data
yang sudah tersimpan didalam suatu tabel dapat diubah sesuai kebutuhan,yaitu
dengan menggunakan perintah UPDATE.Berikut
ini adalah bentuk umum penggunaan perintah UPDATE.
|
UPDATE
nama_tabel1
SET nama_kolom1 = nilai1,
nama_kolom2 = nilai2,
......
WHERE
kriteria;
|
Contoh:
Update
Penerbit
Set penerbit_nama = ‘Informatika Bandung’
Where
Penerbit_Id = ‘PB06’;
Perintah
diatas akan mengubah data pada kolom Penerbit_nama
di dalam tabel Penerbit,dari ‘Informatika’ menjadi ‘Informatika Bandung’.Perlu
di perhatiakan bahwa baris data yang akan diubah hanyalah baris data kolom Penerbit_Id nya bernilai’PB06’.
Berikut
ini contoh perintah update yang akan digunakan untuk mengubah beberapa kolom
data sekaligus:
Update Buku
Set
Buku_Judul = ‘Tuntunan Praktis Menggunakan Microsoft Word
2010’,
Buku_Penerbit = ‘PB02’
Where
Buku_ISBN = “999-11555-2-1’;
Perintah
diatas akan merubah nilai dari kolom Buku_Judul
dan Buku_Penerbit yang terdapat dalam
tabel buku dengan nilai baru,Perubahan ini hanya akan di lakukan pada baris
data yang memiliki Buku_ISBN sama
dengan ‘999-11555-2-1’.
Menghapus Data dari dalam Tabel
Untuk
keadaan-keadaan tertentu mungkin saja kita ingin membuang bebera[a baris data
yang sudah tidak digunakan dari suatu tabel,untuk melakukan pekerjaan ini kita
perlu menggunakn perintah DELETE.
Sintaks
umum penggunaan perintah DELETE adalah sebgai berikut:
|
Delete
from nama_tabel1
Where
kriteria;
|
Kriteria berfungsi sebagai filter untuk membatasi atau menentukan
data mana saja yang akan di hapus.
Contoh:
Delete
from Buku
Where
Buku_ISBN = ‘888-96771-3-5’.
Perintah
diatas akan menghapus baris data pada tebel buku yang Kolom Buku_ISBN nya bernilai ‘888-96771-3-5’.
Ingat!
Anda harus menyertakan kondisi pada saat menggunakan perintah Delete.mengapa? karena jika kondisi
tidak di sertakan maka semua baris data dalam tabel tersebut akan terhapus.
Selain
perintah Delete,terdapat cara lain untuk menghapus semua data dalam suatu tabel
yaitu dengan menggunakan perintah TRUNCATE.
Sintaks
umum penggunaan perintah Truncate adalah sebgai berikut:
|
Truncate
Table nama_tabel1;
|
Contoh:
Truncate
Table Buku;
Maka
perintah diatas akan menghapus semua baris data yangterdapat pada tabel Buku.Perintah Truncate lebih cepat
daripada perintah Delete,karena pada perintah Truncate sebenarnya tabel di
hapus( drop table) terlebih dahulu,kemudian di buat ulang dengan struktur yang
sama persis seperti sebelum nya dan data kosong.prose penghapusan dan pembuatan
ulang ini dilakukan secara implisit oleh server database oracle.
Membangun Koneksi antara PHP dan
Oracle
Untuk
membangun koneksi standar kita dapat membut suatu file khusus yang berisi kode
sebagai berikut:
Simpan
file tersebut dengan nama (misalkan) oraconn.php dan tempatkan di
direktori kerja anda.Untuk menguji apakah database oracle dapat dibuat atau
tidak,anda dapat memenggil file diatas secara langsung melalui web
browser,dengan menuliskan URL http://localhost/php-oracle/oraconn.php.
Jika
tidak ada masalah dan benar maka hasil yang akan di peroleh adalah sebgai
berikut:
Menampilkan Data dari Database ke Halaman Web
Setelah
koneksi berhasil di bangun,langkah selanjutnya yang perlu di lakukan adalah
mengakses data di dalam databse,apakah itu untuk di manipulasi atau hanya untuk
di tampilkan saja ke dalam halaman web,pada bagian ini kita akan mempraktikan
cara mengakses dari database dan menampilkannya ke dalam halaman web.
Contoh:
Berikut
ini contoh kode program lengkap yang akan menunjukan konsep atau cara
menampilkan data dari suatu tabel di dalam database:
Dan
hasil yang akan di berikan adalah sebagai berikut:
Contoh
kode latihan Daftar Buku lengkap
berikut nya sebgai berikut:
Dan
hasil yang akan di berikan adalah sebagai berikut:
Disini
kita akan mencoba membuat latihan aplikasi dan kode lengkapnya sebagi berikut:
Dan
hasil yang akan di berikan adalah sebagai berikut:
Kita
akan mencoba aplikasi lain nya (misalkan) aplikasi Login,tapi ingat kita harus
membuat database nya terlebih dahulu supaya bisa di panggil dan di tampilkan ke
halam web.
Contoh
membuat database nya:
Create table login (
"username" char (50) not null,
"password" char (40) not null,
primary
Berikut adalah contoh kode lengkap nya:
Dan
hasil yang akan di berikan adalah sebgai berikut:
Disini kita harus mengisi form username dan password
nya terlebih dahulu supaya bisa masuk.
Dan kode untuk proses login nya adalah sebgai
berikut:
Disini
kita harus menyertakan kode Index supaya
memudahkan dalam melakukan pemnggilan proses
login nya
Dan
kode lengkap nya sebgai berikut:
Dan
hasil yang akan di berikan adalh sebagi berikut:
Kita
juga akan mencoba membuat aplikasi yang bisa merubah password,sebelum nya kita harus membuat form nya terlebih dahulu
dan kode lengkap nya sebgai berikut:
Dan
hasil yang akan diberikan sebagi berikut:
Setelah
membuat form nya selesai, pasti kita membutuhkan proses untuk masuk kedalam nya
supaya bisa merubah password nya,dan untuk kode lengkap untuk proses change
password nya adalah sebgai berikut:
Ingat
kita harus mengisi form nya terlebih dahulu,supaya bisa merubah password lama
ke password baru,dan hasil yang akan di berikan adalah sebagi berikut:
Disini
saya mencoba berbagi ilmu dasar-dasar PHP + Oracle yang telah saya pelajari,
bila ada kekurangan atau kurang komplit soal menjabarkan PHP + Oracle saya
mohon maaf,untuk pengembangan nya bisa di lakukan sendiri dirumah anda
masing-masing,Sekian dan Terima kasih semoga bermanfaat.Aminnn...
Referensi : Buku Belajar Otodidak Pemrograman
Web dengan PHP + Oracle
Pengarang : Budi Raharjo
Penerbit: INFORMATIKA